BIOS atau Basic Input Output System merupakan sebuah program atau software antarmuka tingkat rendah yang berfungsi mengendalikan atau mengontrol perangkat keras yang terpasang pada komputer. Bios disimpan atau ditanamkan di ROM ( read only memory ).
Setiap Motherboard memiliki Bios, dan bila bios ini rusak maka kemungkinan besar motherboard tidak dapat digunakan kembali ( kecuali bios di install ulang atau di upgrade ). Karena Bios ditanamkan di ROM, maka kemungkinan kita hanya bisa merubah pengaturan yang telah ada, misalkan kita merubah besarnya memory yang digunakan untuk VGA yang berjenis onboard, atau mengubah waktu dan tanggal, serta mengubah settingan dasar lainnya. Namun yang paling sering dirubah dan perlu diketahui yaitu merubah urutan booting, dan mengecek ada tidaknya suatu komponen komputer yang kita pasang. Misalkan kita memasang harddisk di komputer kita, namun setelah kita cek dibios tidak ada harddisk maka kemungkinan harddisk tidak terpasang dengan benar, jadi bios ini sangat penting peranannya bagi jalannya sistem komputer.
Ada berbagai macam merek Bios, tergantung motherboard yang kita pakai . Yang terkenal yaitu, AMI BIOS, Phoenix BIOS, AWARD BIOS dll.
Jika anda akan merubah settingan bios, anda dapat melakukannya pada saat proses booting (menyalakan komputer), setiap Bios memiliki cara masing masing untuk masuk ke dalam Menu biosnya, yang paling umum adalah menekan tombol del atau alt+f4. Lihat saja petunjuk yang keluar dilayar monitor pertama kali komputer dinyalakan.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.
Fungsi Bios
1. Mengenali semua hardware / perangkat keras yang terpasang pada PC / Komputer.
2. Inisialisai ( Penyalaan ), serta pengujian terhadap semua perangkat yang terpasang ( Dalam proses yang dikenal dengan istilah Power On Self Test)
3. Mengeksekusi MBR ( Master Boot record ) Yang berada pada sector pertama pada harddisk, yang fungsinya ialah untuk memanggil Sistem Operasi dan Menjalankannya.
4. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting/urutan booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
5. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
Untuk masuk pada menu BIOS ada berbagai macam cara tergantung dari BIOS yang anda gunakan. Untuk Award dan Ami umumnya menggunakan tombol Delete pada saat pertama kali komputer di nyalakan.
Standard CMOS setup screen termasuk parameter operasi dasar yang perlu untuk di-set agar system bekerja dg baik.
Topik Lainnya: komputer, hardware, software, tips trik, sains, teknologi
Showing posts with label hardware. Show all posts
Showing posts with label hardware. Show all posts
Sunday, February 19, 2012
Monday, February 13, 2012
Semua Tentang RAM (Random Access Memory)
Definisi RAM (Random Access Memory)
RAM (Random Access Memory) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yg tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk & drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.
- Istilah-istilah RAM :
1. Speed
2. Megahertz
3. PC Rating
4. CAS Latency
Penjelasan lebih lengkap disini
- Mengenal Bagian Komponen RAM
1. PCB (Printed Circuit Board)
2. Contact Point
3. DRAM (Dynamic Random Access Memory)
4. Chip Packaging
5. DIP (Dual In-Line Package)
6. TSOP (Thin Small Outline Package)
7. CSP (Chip Scale Package)
- Evolusi Modul
1. SIMM
2. DIMM
3. SODIMM
4. RIMM / SORIMM
- Sejarah Perkembangan RAM
1. RAM
RAM ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar – besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pd thn 1981. Dari sinilah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik).
2. DRAM
Pd tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yg dinamakan DRAM. DRAM mempunyai frekuensi kerja yg bervariasi antara 4,77MHz hingga 40MHz.
3. FP RAM
Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar tahun 1987. Memori jenis ini langsung mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan bagian dari memori yg terdapat pada sebuah row address.
4. EDO RAM
Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis (EDO DRAM) yg merupakan penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dpt mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan kemampuan.
5. SDRAM PC66
Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time sebesar 10ns.
6. SDRAM PC100
Selang kurun waktu setahun setelah PC66 diproduksi dan digunakan secara masal, Intel membuat standar baru jenis memori yang merupakan pengembangan dari memori PC66. Standar baru ini diciptakan oleh Intel untuk mengimbangi sistem chipset i440BX dengan sistem Slot 1 yang juga diciptakan Intel. Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh Intel untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang bekerja pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada frekuensi bus 100MHz. Seperti pendahulunya PC66, memori SDRAM ini kemudian dikenal dengan sebutan PC100.
7. DR DRAM
Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sama sekali dengan arsitektur memori SDRAM.Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB/detiknya! (1GB = 1000MB).
8. RDRAM PC800
Rambus juga mengembangkan sebuah jenis memori lainnya dgn kemampuan yang sama dengan DRDRAM. Perbedaannya hanya terletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika DRDRAM membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada tegangan 3,3 volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM, kurang diminati, jika tidak dimanfaatkan oleh Intel.
Intel yang telah berhasil menciptakan sebuah prosessor berkecepatan sangat tinggi membutuhkan sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya & bekerja sama dengan baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan lagi. Intel membutuhkan yang lebih dari itu.
9. SDRAM PC133
Selain dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun 1999, memori SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, malah semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 7,5ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06GB per detiknya. Walaupun PC133 dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133MHz, namun memori ini juga mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun tdk sebaik kemampuan yang dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.
10. SDRAM PC150
Perkembangan memori SDRAM semakin menjadi – jadi setelah Mushkin, pada tahun 2000 berhasil mengembangkan chip memori yang mampu bekerja pada frekuensi bus 150MHz, walaupun sebenarnya belum ada standar resmi mengenai frekunsi bus sistem atau chipset sebesar ini. Masih dengan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC150 mempunyai access time sebesar 7ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,28GB per detiknya.
Memori ini sengaja diciptakan untuk keperluan overclocker, namun pengguna aplikasi game dan grafis 3 dimensi, desktop publishing, serta komputer server dapat mengambil keuntungan dengan adanya memori PC150.
11. DDR SDRAM
Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pd SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.
12. DDR RAM
Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan Memory (RAM) akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah DDR RAM(double data rate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis, karena sekarang anda bisa menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.
13. DDR2 RAM
Ketika memori jenis DDR (Double Data Rate) dirasakan mulai melambat dengan semakin cepatnya kinerja prosesor dan prosesor grafik, kehadiran memori DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu pada penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik yg hadir dgn kecepatan komputasi yang berlipat ganda.
Perbedaan pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta peningkatan latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang dimaksudkan untuk menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah lingkungan komputasi yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun grafik.
Selain itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Kalau pada DDR kebutuhan voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya mencapai 1,8 Volt.
14. DDR3 RAM
RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsumsi daya yang diperlukan hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz). Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin.
Topik Lainnya: hardware, gadget, ponsel, komputer, sains, teknologi
RAM (Random Access Memory) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yg tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk & drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.
- Istilah-istilah RAM :
1. Speed
2. Megahertz
3. PC Rating
4. CAS Latency
Penjelasan lebih lengkap disini
- Mengenal Bagian Komponen RAM
1. PCB (Printed Circuit Board)
2. Contact Point
3. DRAM (Dynamic Random Access Memory)
4. Chip Packaging
5. DIP (Dual In-Line Package)
6. TSOP (Thin Small Outline Package)
7. CSP (Chip Scale Package)
- Evolusi Modul
1. SIMM
2. DIMM
3. SODIMM
4. RIMM / SORIMM
- Sejarah Perkembangan RAM
1. RAM
RAM ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar – besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pd thn 1981. Dari sinilah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik).
2. DRAM
Pd tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yg dinamakan DRAM. DRAM mempunyai frekuensi kerja yg bervariasi antara 4,77MHz hingga 40MHz.
3. FP RAM
Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar tahun 1987. Memori jenis ini langsung mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan bagian dari memori yg terdapat pada sebuah row address.
4. EDO RAM
Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis (EDO DRAM) yg merupakan penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dpt mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan kemampuan.
5. SDRAM PC66
Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time sebesar 10ns.
6. SDRAM PC100
Selang kurun waktu setahun setelah PC66 diproduksi dan digunakan secara masal, Intel membuat standar baru jenis memori yang merupakan pengembangan dari memori PC66. Standar baru ini diciptakan oleh Intel untuk mengimbangi sistem chipset i440BX dengan sistem Slot 1 yang juga diciptakan Intel. Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh Intel untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang bekerja pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada frekuensi bus 100MHz. Seperti pendahulunya PC66, memori SDRAM ini kemudian dikenal dengan sebutan PC100.
7. DR DRAM
Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sama sekali dengan arsitektur memori SDRAM.Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB/detiknya! (1GB = 1000MB).
8. RDRAM PC800
Rambus juga mengembangkan sebuah jenis memori lainnya dgn kemampuan yang sama dengan DRDRAM. Perbedaannya hanya terletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika DRDRAM membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada tegangan 3,3 volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM, kurang diminati, jika tidak dimanfaatkan oleh Intel.
Intel yang telah berhasil menciptakan sebuah prosessor berkecepatan sangat tinggi membutuhkan sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya & bekerja sama dengan baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan lagi. Intel membutuhkan yang lebih dari itu.
9. SDRAM PC133
Selain dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun 1999, memori SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, malah semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 7,5ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06GB per detiknya. Walaupun PC133 dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133MHz, namun memori ini juga mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun tdk sebaik kemampuan yang dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.
10. SDRAM PC150
Perkembangan memori SDRAM semakin menjadi – jadi setelah Mushkin, pada tahun 2000 berhasil mengembangkan chip memori yang mampu bekerja pada frekuensi bus 150MHz, walaupun sebenarnya belum ada standar resmi mengenai frekunsi bus sistem atau chipset sebesar ini. Masih dengan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC150 mempunyai access time sebesar 7ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,28GB per detiknya.
Memori ini sengaja diciptakan untuk keperluan overclocker, namun pengguna aplikasi game dan grafis 3 dimensi, desktop publishing, serta komputer server dapat mengambil keuntungan dengan adanya memori PC150.
11. DDR SDRAM
Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pd SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.
12. DDR RAM
Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan Memory (RAM) akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah DDR RAM(double data rate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis, karena sekarang anda bisa menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.
13. DDR2 RAM
Ketika memori jenis DDR (Double Data Rate) dirasakan mulai melambat dengan semakin cepatnya kinerja prosesor dan prosesor grafik, kehadiran memori DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu pada penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik yg hadir dgn kecepatan komputasi yang berlipat ganda.
Perbedaan pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta peningkatan latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang dimaksudkan untuk menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah lingkungan komputasi yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun grafik.
Selain itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Kalau pada DDR kebutuhan voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya mencapai 1,8 Volt.
14. DDR3 RAM
RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsumsi daya yang diperlukan hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz). Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin.
Topik Lainnya: hardware, gadget, ponsel, komputer, sains, teknologi
Istilah - istilah RAM
Berikut ini istilah-istilah RAM:
1. Speed
Speed atau kecepatan, makin menjadi faktor penting dalam pemilihan sebuah modul memory. Bertambah cepatnya CPU, ditambah dengan pengembangan digunakannya dual-core, membuat RAM harus memiliki kemampuan yang lebih cepat untuk dapat melayani CPU.
Ada beberapa paramater penting yang akan berpengaruh dengan kecepatan sebuah memory.
2. Megahertz
Penggunaan istilah ini, dimulai pada jaman kejayaan SDRAM. Kecepatan memory, mulai dinyatakan dalam megahertz (MHz). Dan masih tetap digunakan, bahkan sampai pada DDR2.
Perhitungan berdasarkan selang waktu (periode) yang dibutuhkan antara setiap clock cycle. Biasanya dalam orde waktu nanosecond. Seperti contoh pada memory dengan aktual clock speed 133 MHz, akan membutuhkan access time 8ns untuk 1 clock cycle.
Kemudian keberadaan SDRAM tergeser dengan DDR (Double Data Rate). Dengan pengembangan utama pada kemampuan mengirimkan data dua kali lebih banyak. DDR mengirimkan data dua kali dalam satu clock cycle.
Kebanyakan produk mulai menggunakan clock speed efektif, hasil perkalian dua kali data yang dikirim. Ini sebetulnya lebih tepat jika disebut sebagai DDR Rating.
Hal yang sama juga terjadi untuk DDR2. Merupakan hasil pengembangan dari DDR. Dengan kelebihan utama pada rendahnya tegangan catudaya yang mengurangi panas saat beroperasi. Juga kapasitas memory chip DDR2 yang meningkat drastis, memungkinkan sebuah keping DDR2 memiliki kapasitas hingga 2 GB. DDR2 juga mengalami peningkatan kecepatan dibanding DDR.
3. PC Rating
Pada modul DDR, sering ditemukan istilah misalnya PC3200. Untuk modul DDR2, PC2-3200. Dari mana angka ini muncul?
Biasa dikenal dengan PC Rating untuk modul DDR dan DDR2. Sebagai contoh kali ini adalah sebuah modul DDR dengan clock speed 200 MHz. Atau untuk DDR Rating disebut DDR400. Dengan bus width 64-bit, maka data yang mampu ditransfer adalah 25.600 megabit per second (=400 MHz x 64-bit). Dengan 1 byte = 8-bit, maka dibulatkan menjadi 3.200MBps (Mebabyte per second). Angka throughput inilah yang dijadikan nilai dari PC Rating. Tambahan angka “2”, baik pada PC Rating maupu DDR Rating, hanya untuk membedakan antara DDR dan DDR2.
4. CAS Latency
Akronim CAS berasal dari singkatan column addres strobe atau column address select. Arti keduanya sama, yaitu lokasi spesifik dari sebuah data array pada modul DRAM.
CAS Latency, atau juga sering dising- kat dengan CL, adalah jumlah waktu yang dibutuhkan (dalam satuan clock cycle) selama delay waktu antara data request dikirimkan ke memory controller untuk proses read, sampai memory modul berhasil mengeluarkan data output. Semakin rendah spesifikasi CL yang dimiliki sebuah modul RAM, dengan clock speed yang sama, akan menghasilkan akses memory yang lebih cepat.
Topik Lainnya: hardware, komputer, sains, teknologi
1. Speed
Speed atau kecepatan, makin menjadi faktor penting dalam pemilihan sebuah modul memory. Bertambah cepatnya CPU, ditambah dengan pengembangan digunakannya dual-core, membuat RAM harus memiliki kemampuan yang lebih cepat untuk dapat melayani CPU.
Ada beberapa paramater penting yang akan berpengaruh dengan kecepatan sebuah memory.
2. Megahertz
Penggunaan istilah ini, dimulai pada jaman kejayaan SDRAM. Kecepatan memory, mulai dinyatakan dalam megahertz (MHz). Dan masih tetap digunakan, bahkan sampai pada DDR2.
Perhitungan berdasarkan selang waktu (periode) yang dibutuhkan antara setiap clock cycle. Biasanya dalam orde waktu nanosecond. Seperti contoh pada memory dengan aktual clock speed 133 MHz, akan membutuhkan access time 8ns untuk 1 clock cycle.
Kemudian keberadaan SDRAM tergeser dengan DDR (Double Data Rate). Dengan pengembangan utama pada kemampuan mengirimkan data dua kali lebih banyak. DDR mengirimkan data dua kali dalam satu clock cycle.
Kebanyakan produk mulai menggunakan clock speed efektif, hasil perkalian dua kali data yang dikirim. Ini sebetulnya lebih tepat jika disebut sebagai DDR Rating.
Hal yang sama juga terjadi untuk DDR2. Merupakan hasil pengembangan dari DDR. Dengan kelebihan utama pada rendahnya tegangan catudaya yang mengurangi panas saat beroperasi. Juga kapasitas memory chip DDR2 yang meningkat drastis, memungkinkan sebuah keping DDR2 memiliki kapasitas hingga 2 GB. DDR2 juga mengalami peningkatan kecepatan dibanding DDR.
3. PC Rating
Pada modul DDR, sering ditemukan istilah misalnya PC3200. Untuk modul DDR2, PC2-3200. Dari mana angka ini muncul?
Biasa dikenal dengan PC Rating untuk modul DDR dan DDR2. Sebagai contoh kali ini adalah sebuah modul DDR dengan clock speed 200 MHz. Atau untuk DDR Rating disebut DDR400. Dengan bus width 64-bit, maka data yang mampu ditransfer adalah 25.600 megabit per second (=400 MHz x 64-bit). Dengan 1 byte = 8-bit, maka dibulatkan menjadi 3.200MBps (Mebabyte per second). Angka throughput inilah yang dijadikan nilai dari PC Rating. Tambahan angka “2”, baik pada PC Rating maupu DDR Rating, hanya untuk membedakan antara DDR dan DDR2.
4. CAS Latency
Akronim CAS berasal dari singkatan column addres strobe atau column address select. Arti keduanya sama, yaitu lokasi spesifik dari sebuah data array pada modul DRAM.
CAS Latency, atau juga sering dising- kat dengan CL, adalah jumlah waktu yang dibutuhkan (dalam satuan clock cycle) selama delay waktu antara data request dikirimkan ke memory controller untuk proses read, sampai memory modul berhasil mengeluarkan data output. Semakin rendah spesifikasi CL yang dimiliki sebuah modul RAM, dengan clock speed yang sama, akan menghasilkan akses memory yang lebih cepat.
Topik Lainnya: hardware, komputer, sains, teknologi
Hardware
Pengertian dari hardware atau perangkat keras adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi. Hardware mempunyai sifat bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata. Hardware dapat melakukan berbagai kegiatan sesuai dengan apa yang telah ditentukan oleh pemberi perintah.
Berdasarkan fungsinya, hardware dibagi menjadi lima kategori yaitu:1. Input device (unit masukan): seperti keyboard atau mouse.
2. Process device (unit proses): seperti motherboard atau prosesor..
3. Output device (unit keluaran): seperti monitor atau printer.
4. Storage device ( unit penyimpanan): seperti harddisk atau floppydisk.
5. Periperal ( unit tambahan): seperti modem atau TV Tuner.
Topik Lainnya: hardware, gadget, komputer, sains, teknologi
Berdasarkan fungsinya, hardware dibagi menjadi lima kategori yaitu:1. Input device (unit masukan): seperti keyboard atau mouse.
2. Process device (unit proses): seperti motherboard atau prosesor..
3. Output device (unit keluaran): seperti monitor atau printer.
4. Storage device ( unit penyimpanan): seperti harddisk atau floppydisk.
5. Periperal ( unit tambahan): seperti modem atau TV Tuner.
Topik Lainnya: hardware, gadget, komputer, sains, teknologi
Saturday, December 31, 2011
Motherboard Mini-ITX
Motherboard Mini-ITX adalah motherboard yang memiliki ukuran 17x17cm (6.7x6.7 inch) yang umumnya memiliki konsumsi daya yang rendah dibandingkan dengan ukuran Motherboard standard
Mini-ITX sedikit lebih kecil dari micro-ATX. Motherboard Mini-ITX dapat menggunakan pendingin pasif untuk mendinginkannya, karena konsumsi daya yang rendah, yang sangat berguna untuk sistem home theater PC, dimana dapat mengurangi kebisingan kipas pada saat menjalankan aplikasi multi media. Selain dari pada itu, Mini-ITX umumnya digunakan dalam smal form factor (SFF) sistem komputer. spesifikasi empat lubang mounting dalam board Mini-ITX dengan empat lubang dimotherboard ATX , dan lokasi dari slot backplate dan ekspansi adalah sama(meskipun salah satu lubang yang digunakan adalah opsional dalam versi sebelumnya dari ATX spec). Motherboard Mini-ITX dapat digunakan untuk ATX, micro-ATX dan ATX varian lainnya jika diinginkan.
Motherboard Mini-ITX
Motherboard Intel
ASRock
- H61M-ITX
Biostar
- TH61 ITX
Foxcon
- Foxcon D52S 3.0
Gigabyte
- Gigabyte GA-H67N-USB3-B3
- Gigabyte GA-H61N-USB3-B3
Minix
- JW-MINIX H61M-USB3
- JW-MINIX H67M-USB3
Zotac
- ZOTAC H61-ITX
AMD
ASROCK
- A75M-ITX
ASUS
- F1A75I_DELUXE
Gigabyte
- GA-E350N-USB3
MSI
- MSI E3501A-E45
MINIX
- MINIX™ 890GX-USB3
- MINIX™ 780G-SP128MB
Topik Lainnya: hardware, komputer, komputer tablet, ponsel, smartphone
Mini-ITX sedikit lebih kecil dari micro-ATX. Motherboard Mini-ITX dapat menggunakan pendingin pasif untuk mendinginkannya, karena konsumsi daya yang rendah, yang sangat berguna untuk sistem home theater PC, dimana dapat mengurangi kebisingan kipas pada saat menjalankan aplikasi multi media. Selain dari pada itu, Mini-ITX umumnya digunakan dalam smal form factor (SFF) sistem komputer. spesifikasi empat lubang mounting dalam board Mini-ITX dengan empat lubang dimotherboard ATX , dan lokasi dari slot backplate dan ekspansi adalah sama(meskipun salah satu lubang yang digunakan adalah opsional dalam versi sebelumnya dari ATX spec). Motherboard Mini-ITX dapat digunakan untuk ATX, micro-ATX dan ATX varian lainnya jika diinginkan.
Motherboard Mini-ITX
Motherboard Intel
ASRock
- H61M-ITX
Biostar
- TH61 ITX
Foxcon
- Foxcon D52S 3.0
Gigabyte
- Gigabyte GA-H67N-USB3-B3
- Gigabyte GA-H61N-USB3-B3
Minix
- JW-MINIX H61M-USB3
- JW-MINIX H67M-USB3
Zotac
- ZOTAC H61-ITX
AMD
ASROCK
- A75M-ITX
ASUS
- F1A75I_DELUXE
Gigabyte
- GA-E350N-USB3
MSI
- MSI E3501A-E45
MINIX
- MINIX™ 890GX-USB3
- MINIX™ 780G-SP128MB
Topik Lainnya: hardware, komputer, komputer tablet, ponsel, smartphone
Wednesday, December 28, 2011
LSM-100, Scanner Unik Berbentuk Mouse dari LG
LSM-100 merupakan sebuah inovasi mesin scanner unik yang coba dihadirkan oleh LG. LG meluncurkan LSM-100, dengan bentuk dan ukuran yang mirip dengan mouse yang biasa digunakan sebagai alat bernavigasi di komputer.
LG LSM-100 menawarkan keunikan fungsi dengan kejutan inovasi terkini di dalamnya, kehadiran perangkat ini menandai era baru sebuah scanner. Jika dilihat sekilas, tampilan LG LSM-100 tak jauh beda dengan mouse pada umumnya. Dominasi warna hitam kilap, dua tombol di sebelah kanan dan kiri ditambah penempatan satu scroller tepat di tengahnya yang memiliki fungsi sama seperti kebanyakan mouse.
Perbedaannya ada pada dua tombol yang ada di samping kiri dan saming kanan Scaner LG LSM-100. Terdapat tombol scan yang berguna untuk mengaktifkan fungsi pemindaian dan tombol back sebagai konfirmasi untuk kembali pada menu sebelumnya.
Dan jika perangkat ini dibalik, maka akan terlihat sebuah penampang dasar tempat untuk memindai. Layaknya alat pemindai (scanner), mouse inovatif ini juga lengkap dengan lensa optik beserta rangkaian perangkat pendukung di dalamnya yang bertugas untuk mengenali objek.
Untuk hasil pemindaian, LG LSM-100 menyediakan opsi resolusi hingga mencapai 320 DPI dan bisa ditampilkan dalam bentuk gambar atau teks dengan beberapa format di antaranya JPEG, DOC, XLS, TIFF, PNG, PDF dan BNP. Anda juga bisa langsung berbagi hasil pindaian melalui e-mail, Flickr, Twitter dan Facebook melalui sebuah aplikasi yang terdapat dalam satu paket penjualan.
Sunday, November 27, 2011
Mempercepat Koneksi Modem SmartFren dengan Open DNS
Jika anda memiliki modem smartfren, dan ingin mendapatkan koneksi internet cepat, kita bisa menggunakan DNS Server alternatif.
Berikut DNS yang bisa digunakan pada modem smart :
(1). Google Public DNS
a). Untuk Preferred DNS server isikan dengan DNS servers: 8.8.8.8 ( tulis dengan 008.008.008.008 )
b). Untuk Alternate DNS server isikan dengan DNS servers: 8.8.4.4 ( tulis dengan 008.008.004.004 ).
(2). OpenDNS
a). Untuk Preferred DNS server isikan dengan DNS servers: 208.67.222.222 ( tulis dengan 208.067.222.222 )
b). Untuk Alternate DNS server isikan dengan DNS servers: 208.67.220.220 ( tulis dengan 208.067.220.220 )
(3). Level 3
a). Untuk Preferred DNS server isikan dengan DNS servers: 4.2.2.1 ( tulis dengan 004.002.002.001 )
b). Untuk Alternate DNS server isikan dengan DNS servers: 4.2.2.2 ( tulis dengan 004.002.002.002 )
Buka tab setting pada user interface modem anda, dan masukkan salah satu settingan DNS di atas, mudah2an bisa menbantu anda mendapatkan layanan internet cepat
Topik Terkait: internet, hardware, gadget, browser, software, komputer, sains, teknologi
Berikut DNS yang bisa digunakan pada modem smart :
(1). Google Public DNS
a). Untuk Preferred DNS server isikan dengan DNS servers: 8.8.8.8 ( tulis dengan 008.008.008.008 )
b). Untuk Alternate DNS server isikan dengan DNS servers: 8.8.4.4 ( tulis dengan 008.008.004.004 ).
(2). OpenDNS
a). Untuk Preferred DNS server isikan dengan DNS servers: 208.67.222.222 ( tulis dengan 208.067.222.222 )
b). Untuk Alternate DNS server isikan dengan DNS servers: 208.67.220.220 ( tulis dengan 208.067.220.220 )
(3). Level 3
a). Untuk Preferred DNS server isikan dengan DNS servers: 4.2.2.1 ( tulis dengan 004.002.002.001 )
b). Untuk Alternate DNS server isikan dengan DNS servers: 4.2.2.2 ( tulis dengan 004.002.002.002 )
Buka tab setting pada user interface modem anda, dan masukkan salah satu settingan DNS di atas, mudah2an bisa menbantu anda mendapatkan layanan internet cepat
Topik Terkait: internet, hardware, gadget, browser, software, komputer, sains, teknologi
Saturday, November 26, 2011
Tips Membeli LCD TV, LED TV dan 3D TV, Agar Tidak Salah Pilih
Berikut ini sedikit tips bagi anda yang berniat atau akan membeli LCD TV, LED TV, semoga bermanfaat agar tidak salah pilih.
* Pilih TV dengan teknologi Hard Panel IPS, karena ini jauh lebih baik dibandingkan dengan TV teknologi display VA.
Kelebihan Hard Panel IPS adalah:
* Gambar yang terang dan jernih.
* Tampilan warna yang akurat.
* Akurat jika di lihat dari sudut manapun.
* Jika disentuh atau digetarkan tidak ada bekas sentuhan layar.
* Tidak ada perubahan warna dan distorsi.
* Apabila suhu di luar mecapai 30 derajat gambar akan tetap jernih.
* Tahan Bentur.
* Untuk TV 3D selain berteknologi IPS dengan teknologi FPR (Film Pattern Retarder) yang memungkinkan penggunaan kacamata 3D pasif, membuat nyaman tanpa merasa pusing dan lelah pada mata ini baik untuk kesehatan mata, ringan kacamatanya dan bisa di gunakan untuk nonton beramai ramai.
Selain 2 hal tersebut di atas, penting juga untuk mengetahui berapa lama garansi, layanan purna jual, service center dimana, dan yang terpenting harga, tidak selamanya yang mahal itu bagus, dan tidak selalu yang murah itu jelek.
Topik Lainnya: hardware, gadget, komputer, komputer tablet, smartphone, software, ponsel, tips, windows 7, download
Artikel Terkait:
Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Monitor CRT, LCD dan Plasma
* Pilih TV dengan teknologi Hard Panel IPS, karena ini jauh lebih baik dibandingkan dengan TV teknologi display VA.
Kelebihan Hard Panel IPS adalah:
* Gambar yang terang dan jernih.
* Tampilan warna yang akurat.
* Akurat jika di lihat dari sudut manapun.
* Jika disentuh atau digetarkan tidak ada bekas sentuhan layar.
* Tidak ada perubahan warna dan distorsi.
* Apabila suhu di luar mecapai 30 derajat gambar akan tetap jernih.
* Tahan Bentur.
* Untuk TV 3D selain berteknologi IPS dengan teknologi FPR (Film Pattern Retarder) yang memungkinkan penggunaan kacamata 3D pasif, membuat nyaman tanpa merasa pusing dan lelah pada mata ini baik untuk kesehatan mata, ringan kacamatanya dan bisa di gunakan untuk nonton beramai ramai.
Selain 2 hal tersebut di atas, penting juga untuk mengetahui berapa lama garansi, layanan purna jual, service center dimana, dan yang terpenting harga, tidak selamanya yang mahal itu bagus, dan tidak selalu yang murah itu jelek.
Topik Lainnya: hardware, gadget, komputer, komputer tablet, smartphone, software, ponsel, tips, windows 7, download
Artikel Terkait:
Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Monitor CRT, LCD dan Plasma
Subscribe to:
Posts (Atom)
















